PENARIKAN FIELD STUDY MAGISTER MPI: MENUTUP PERJALANAN, MEMBAWA PULANG PEMBELAJARAN BERHARGA

PENARIKAN FIELD STUDY MAGISTER MPI: MENUTUP PERJALANAN, MEMBAWA PULANG PEMBELAJARAN BERHARGA

Yogyakarta, 8 Juni 2026 – Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI) bersama Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (S1) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melaksanakan kegiatan penarikan mahasiswa Field Study pada Senin (8/9/2026) pukul 12.00 WIB di Ruang Teatrikal.

Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian Field Study yang telah dijalani oleh tujuh mahasiswa Magister MPI, yakni Izzatun Illiyyin, Aning Puspita Ningrum, Nihayatuzzain, Wiedya Listrina, Muhammad Azmi Auf, Presti Murni Setiati, dan Ikrar. Program tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan Tridarma Perguruan Tinggi melalui integrasi pembelajaran akademik dengan pengalaman praktik kelembagaan secara langsung di lingkungan Program Studi MPI S1.

Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kegiatan dipandu oleh Wiedya Listrina selaku master of ceremony dan dihadiri oleh Ketua Program Studi MPI S1, Siti Nurhidayah S.Th.I., M.Sc., Ph.D., Sekretaris Program Studi MPI S1, Irwanto, M.Pd. serta Dosen Pembimbing Lapangan, Sedya Santosa, SS, M.Pd.

Mewakili seluruh peserta, Muhammad Azmi Auf menyampaikan kesan dan pesan selama mengikuti kegiatan Field Study. Ia mengungkapkan bahwa pengalaman belajar yang diperoleh selama berada di lingkungan Program Studi MPI S1 memberikan pemahaman yang lebih utuh mengenai praktik pendidikan dan pengelolaan kelembagaan yang selama ini dipelajari di bangku perkuliahan.

"Kami mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Prodi S1 MPI yang telah membuka ruang belajar bagi kami, bukan hanya untuk memahami teori, tetapi juga untuk merasakan secara langsung makna menjadi seorang pendidik. Pengalaman ini akan menjadi bekal berharga yang akan terus kami bawa dalam perjalanan kami di dunia pendidikan. Kami juga memohon maaf atas segala kekurangan dan kekhilafan selama pelaksanaan Field Study."

Dalam kesempatan tersebut, Irwanto, M.Pd. menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan keterlibatan aktif mahasiswa selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, pengalaman lapangan semacam ini memiliki peran penting dalam membentuk karakter akademik sekaligus kompetensi profesional mahasiswa.

Sementara itu, Sedya Santosa, SS, M.Pd. menegaskan bahwa Field Study merupakan salah satu instrumen pembelajaran yang mampu menjembatani teori dan praktik secara nyata. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memahami konsep-konsep manajemen pendidikan, tetapi juga mengembangkan kemampuan reflektif, kritis, dan adaptif dalam menghadapi berbagai dinamika di lapangan.

Kegiatan penarikan berlangsung dengan lancar dan penuh keakraban. Melalui program ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memperkuat kompetensi akademik, meningkatkan kemampuan analisis, serta memperluas wawasan mengenai praktik manajemen pendidikan Islam dalam konteks kelembagaan.

Berakhirnya Field Study bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal dari pengamalan berbagai pengalaman dan pengetahuan yang telah diperoleh. Diharapkan, pengalaman tersebut dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam menjalankan peran sebagai akademisi, praktisi, maupun pemimpin pendidikan di masa mendatang, sekaligus menjadi wujud nyata pengamalan nilai-nilai Tridarma Perguruan Tinggi.

by Nihayah