Rencana Strategis Prodi MPI dalam Rapat Kerja Fakultas

Yogyakarta, 18 Maret 2025 – Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) turut serta dalam Rapat Kerja Fakultas (RKF) yang membahas berbagai kebijakan dan program strategis untuk meningkatkan mutu akademik dan kemajuan universitas. Dalam pertemuan ini, salah satu prioritas utama yang dibahas adalah pengembangan program internasional, termasuk peluang double degree dan exchange mahasiswa serta dosen tamu. Selain itu, peningkatan akreditasi internasional dan target masuknya UIN dalam QS World Ranking juga menjadi fokus utama. Prodi MPI berencana untuk menjalin kerja sama dengan Universitas Malang (UM) guna menyesuaikan kurikulum dan membuka peluang joint degree.

Dari aspek akademik, RKF menekankan pentingnya pemantauan realisasi perkuliahan yang akan libur mulai 28 Maret dan kembali aktif pada 14 April hingga 30 Mei 2025. Bagi dosen, aktif kegiatan kampus akan dimulai kembali pada 8 April 2025. Terkait kebijakan presensi, PTIPD akan melakukan penyesuaian agar lebih fleksibel. Selain itu, mahasiswa didorong untuk meningkatkan kompetensi bahasa asing, terutama dalam menghadapi syarat IKLA dan TOEFL yang tetap mengacu pada pedoman akademik. Edu Inspire, sebuah program inspiratif, juga telah merancang jadwal narasumber hingga Agustus 2025, dan masih membuka kesempatan bagi akademisi yang ingin berkontribusi.

Dari segi keuangan, fakultas menekankan pentingnya optimalisasi pelayanan administrasi akademik yang lebih terpadu mulai semester depan. Selain itu, RKF juga mencatat adanya berbagai program beasiswa yang tersedia bagi mahasiswa, dengan total 375 penerima dari 15 institusi. Untuk mendukung berbagai kegiatan akademik dan non-akademik, program studi juga membuka peluang kegiatan non-budgeter guna menyemarakkan aktivitas di lingkungan prodi. Dengan adanya berbagai kebijakan ini, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam optimis dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pendidikan Islam di Indonesia. (ai)

Berita Terpopuler