Kamis, 15 Desember 2016 08:30:24 WIB Dilihat : 570 kali

Perguruan Tinggi [PT] perlu menyiapkan SDM yang kompeten dibidangnya sesuai tuntutan dunia kerja, maka PTsebagai pencetak sarjana harus mampu mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan pelatihan kerja. Melaui rumusan Kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang berstandar Nasional Perguruan Tinggi (SNPT) menjadi solusi dalam meyiapkan SDM yang berkualitas.

Hal ini mendasari perguruan tinggi mendesain panduan dalam penilaian kesetaraan capai pembelajaran (learning outcome) yang memiliki kualifikasi secara nasional dan internasional. Selain itu, perlunya pengakuan dan standarisasi kompetensi kerja guna menghadapi persaingan global maupun MEA agar membekali para sarjana lebih percaya diri.

Dengan adanya kualifikasi dunia kerja tersebut mendasari diselenggarakanya seminar nasional tentang “Manajemen Perguruan Tinggi Berbasis Kurikulum KKNI dan SNPT”. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Rabu, 14 Desember 2016 atas kerjasama antara Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Sulatan AMAI Gorontalo.

“Dalam proses pembelajaran telah kami intergrasikan dengan dunia kerja guna menyiapkan sarjana yang kompeten (berdaya saing) dan siap kerja” Sambut Dr. Istiningsih selaku Wadek I FITKUIN Sunan Kalijaga. Perkuliahanantara dosen dan mahasiswa harus mempunyai capaian pembelajaran seperti mahasiswa nantinya disiapkan untuk menjadi apa dalam hal kompetensinya seperti ahli dibidang manajemen pendidikan, supervisor, dan peneliti kurikulum imbuhnya dalam sambutan dalam seminar diruang pertemuan FITK UIN Sunan Kalijaga.

Seminar Nasional tersebut juga menghadirkan pembicara dari IAIN Sulatan AMAI Gorontalo yaitu Dr. Ayuba Pantu, M.Pd sebagai Warek I dan Dr. Mujahid Damopolii, M.Pd sebagai Dekan FITK. Selain itu, narasumber dari UIN ada Dr. Imam Machali, M.Pd (Kaprodi MPI) dan Drs. Mujahid, M.Ag (Sekjur PAI) FITK UIN Sunan Kalijaga. Mereka menyepakati bahwa lembaga perguruan tinggi harus siap membekali sarjananya guna menghadapi persaingan kerja. Melalui pelatihan mengajar (microteaching), training softskillmahasiswa, pengembangan bakat minat, dan Program Latihan Profesi (PLP) maka mahasiswa kedepanya mempunyai bekal secara kompeten dan mahir dibidang manajemen dan kependidikan.

Dalam seminar ini,dilaksanakanpenandatanganan MoU [kerjasama]antara Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga dan IAIN Sultan AMAI Gorontalodan antar jurusan/prodi keduanya, yaituJurusan PAI, Prodi MPI dan PGRA.Seminar ini dihadiri kurang lebih 60 mahasiswa PAI, 30 mahasiswa MPI, dan 20 pendamping yang terdiri dari Wakil Rektor, Dekan FITK, Kaprodi MPI dan Kajur PAI, beberapa dosen dan staf FITK IAIN Sultan AMAI Gorontalo. Semoga bermanfaat. [Sumber: Poniman Redaktur LPM Paradigma]

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Arsip Pengumuman
Arsip Berita
Arsip Agenda
Arsip Kolom